Penyelenggara Proyek dan Pengendara Harus Patuh

Berita252 Dilihat

Senin, 7 Agustus 2023 – 08:25 WIB

Jakarta – Polisi menyebut penampakan kabel semrawut memang ada di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota. Baru-baru ini sudah ada dua kasus kecelakaan akibat kabel tersebut.

Baca Juga :

Detik-detik Pengendara Motor Nerobos Palang Kereta Api, Helm Pembonceng Sampai Lepas

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi M Latif Usman mengklaim sudah melaporkan temuan ini ke para pemangku kebijakan.

“Ada beberapa ruas jalan yang memang kabel yang semrawut ini sudah kita informasikan juga kepada tata ruang kota maupun para penyelenggara proyek tersebut,” ujar dia kepada wartawan, Senin, 7 Agustus 2023.

Baca Juga :

Polisi Ungkap Pemerasan Modus Hack Instagram, Pelaku Minta Bayaran Rp100 Juta

Bukan cuma kabel semrawut, dia menyebut beberapa kali mengingatkan pula perihal lampu traffic light (TL) mati, dan galian yang dinilai membahayakan pengendara. Latif mengatakan, para pekerja juga harus memperhatikan pemasangan kabel. Ketinggiannya harus diatur, jangan sampai setara dengan kendaraan yang melintas.

“Bukan cuma kabel aja. Misalnya kabel ada yang tidak ini, kita juga sampaikan ke pihak terkait. Karena kita kan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Jadi lebih tinggi. Ketemu ‘jalan yang bisa melewati tinggi sekian’ berarti para pekerja, para yang memasang fasilitas tentunya harus mematuhi ketentuan itu. Jalan itu apakah untuk sepeda motorkah, hanya untuk truk kah, apakah harus kendaraan kecilkah. Pengendara harus mematuhi hal tersebut. Kalau enggak, ketinggiannya berapa, harus sesuaikan,” ujar dia.

Baca Juga :

Heru Budi Minta Kabel Menjuntai di Ibu Kota Dirapikan, Apjatel Janji Selesai Satu Bulan

Terkait kasus kabel fiber optik menjuntai yang membuat mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, Sultan Rif’at Alfatih celaka hingga tak bisa bicara, polisi mengaku tentunya harus melihat secara komprehensif. Kata Latif, semua pihak terlibat dalam bertransportasi harus betul-betul memperhatikan keselamatan.

Halaman Selanjutnya

“Para pengguna harus betul-betul memperhatikan situasi daripada jalan yang ada. Begitu juga para penyedia maupun penyelenggara khususnya yang menyangkut beraktivitas di jalan seperti membuat lubang untuk saluran, membuat untuk kabel itu pun harus memperhatikan betul-betul diperhatikan keselamatan. Jadi semuanya harus berhati-hati di sini. Ini ada saling keterkaitan semua. Kita tidak bisa menyalahkan satu satu. Kita saling mengontrol,” katanya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *