Analisis Dampak Multitasking, Benarkah Bisa Turunkan IQ?

Berita14 Dilihat

Meskipun banyak sekali pekerjaan yang menuntut karyawan nya untuk bisa multitasking. Namun, banyak sekali penelitian aku perdebatan perihal apakah multitasking dapat menurunkan IQ (Intelligence Quotient). 

Dikutip dari Medium.com, membuktikan bahwa multitasking dapat menurunkan setidaknya 15 poin. Menambahkan berdasarkan penelitian yang mengutip dari Forbes.com mengungkapkan bahwa satu peserta yang multitasking selama tugas-tugas mengalami penurunan skor IQ sangat mirip dengan mereka yang begadang semalaman atau yang suka merokok ganja. 

Berdasarkan penelitian yang mengutip dari Stanford University menemukan bahwa orang yang multitasking terbukti kurang produk dibandingkan dengan orang yang melakukan satu tugas satu per satu. Hasil penelitian juga mencatat bahwa individu yang sering kali terpapar oleh banyak aliran informasi elektronik mengalami kesulitan dalam menjaga fokus, mengingat informasi, dan beralih antara berbagai tugas, tidak seefisien mereka yang menyelesaikan satu tugas pada satu waktu.

Sejak lama, diyakini bahwa dampak gangguan kognitif akibat multitasking hanya bersifat sementara. Namun, penelitian terbaru dari University of Sussex di Inggris mengungkapkan hasil sebaliknya. Para peneliti membandingkan jumlah waktu yang dihabiskan oleh individu menggunakan beberapa perangkat (contohnya, mengirim pesan teks sambil menonton TV) dengan hasil pemindaian MRI otak mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang terlibat dalam banyak tugas menunjukkan kepadatan otak yang lebih rendah di anterior cingulate cortex, suatu wilayah yang mengendalikan aspek empati, kontrol kognitif, dan respons emosional.

 

 

Quoted From Many Source

Baca Juga  3 Tips Merayakan Green Christmas dan Maknanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *